Dalam ilmu Akupunktur, teori Yin dan Yang adalah dua karakter yang ada di alam semesta ini yang memiliki dua muka (positif dan negatif) yang saling bertentangan, saling bergantung, saling tarik menarik, saling bertransformasi, membentuk kesatuan, pasang surut dan relatif (tidak mutlak).

Sesuai konsep holistic, Yin Yang tubuh manusia dipengaruhi oleh Yin Yang alam semesta ini. Jadi untuk mempertahankan keseimbangannya manusia harus menyelaraskan/menyesuaikan dengan keadaan lingkungan dimana ia tinggal. Dalam Yin selalu ada Yang dan dalam Yang selalu ada Yin.

Contoh Karakter Yin Yang :

Yin : Air, dingin, Malam, Gelap, Utara, Istirahat, Pasif, Lapar, Kurus, Bawah, Gelap, Sedih, Miskin, Kurang/hipo.

Yang : Api, Panas, Siang, Selatan, Terang, Bekerja, Aktif, Gemuk, Kenyang, Kaya, Gembira, Hiper/Berlebihan.

Contoh Yin Yang dalam Meridian :

Yin : Paru-paru, Perikardium, Jantung, Limpa, Lever, Ginjal

Yang : Usus Besar, Sanciao, Usus Kecil, Lambung, Kd. Empedu, Kd. Kemih

Contoh Yin Yang dalam tubuh manusia :

Yin : Bagian dada, Perut, Tubuh bagian bawah, Organ Cang, Sie, Li

Yang : Punggung, bokong, Tubuh bagian atas, Organ Fu, Ci, Piao

Contoh Yin Yang dalam kondisi penyakit:

Yin : Kronis, Diam, Dingin, Lembab, Regresif

Yang : Akut, Gelisah, Panas, Kering, Progresif

Contoh Yin Yang dalam organ tubuh manusia :

Yin : Paru-paru, Limpa, Jantung, Perikardium, Hati, Ginjal

Yang : Usus Besar, Usus Kecil, Kandung kemih, Kandung Empedu, Lambung, Sanjiao

Bila kita bicara tentang ORGAN CANG dengan fungsinya yang khusus, yaitu  membuat dan menyimpan  zat-zat pokok dan energi  vital  tergolong ORGAN YIN.

ORGAN FU fung  meneruskannya lagi  ke organ Fu lain untuk diolah lebih  lanjut,  tergolong dalam ORGAN YANG.

Meridian yang bersifat Yin meridian berakhir pada organ yang bersangkutan. Misalnya Organ Limpa, diawali dari ujung ibu jari kaki bagian luar dan berakhir pada titik di depan organ Limpa.

Meridian yang bersifat Yang jalur meridian akan mencapai kepala. Seperti meridian Lambung, berawal dari bawah mata dan berakhir di ujung jari manis kaki.

Masing-masing organ Cang Fu memiliki sifat Yin dan Yang. Misalnya organ ginjal memiliki sifat Yin ginjal dan memiliki juga sifat Yang. Demikian juga dengan organ limpa, lambung dan  organ-organ lainnya.

6 Kondisi Keseimbangan Yin Yang

  • Yin dan Yang seimbang/normal
  • Yang Ekses (kelebihan Yang)
  • Yin Ekses (kelebihan Yin)
  • Yin Defisiensi (kekurangan Yin)
  • Yang Defisiensi (kekurangan Yang)
  • Yin Yang Defisiensi (Kepunahan)

Fungsi Teori Yin Yang :

  • Merupakan bidang mendiagnosa suatu penyakit yang diderita oleh pasien, adalah 2 bidang diagnosa dari 8 dasar diagnosa terhadap penyakit.
  • Merupakan bidang penentuan terapi,

Jika kondisi pasien Yin dilakukan terapi Yang

Jika kondisi pasien Yang dilakukan terapi Yin

Jika kondisi pasien Defisiensi dilakukan terapi Penguatan/Tonifikasi

Jika kondisi pasien Ekses dilakukan terapi Pelemahan/Sedasi

Jika kondisi pasien Dingin dilakukan terapi Pemanasan/Moksibasi

Jika kondisi pasien Panas dilakukan terapi Pendinginan

  • Merupakan bidang penilaian/Prognosa setelah dilakukan penanganan

Dalam keadaan normal pertentangan-pertentangan antara Yin dan Yang ini tetap memelihara adanya keseimbangan relatif (harmonis), tetapi dalam keadaan abnormal akan terjadi ekses (kelebihan) atau defisiensi (kekurangan) Yin dan Yang. Apabila  dalam proses saling melebur tampak  ada gejala hilangnya relatifitas  antara Yin dan Yang dan kegagalan untuk memulihkan keseimbangan itu, maka akan  timbul keadaan ekses atau defisiensi dari salah satu Yin atau Yang. Hal ini merupakan faktor penyebab terjadinya penyakit, yaitu bila Yin atau Yang terdapat dalam keadaan ekses atau defisien.

Misalnya Yin ekses akan menghabiskan Yang, dan keadaan Yang defisien  di  pihak lain juga akan membawa pada keadaan Yin ekses, yang masing-masing dapat mengawali timbulnya sindrom dingin. Sebaliknya keadaan Yang ekses akan menghabiskan Yin, tapi keadaan Yin defisien juga akan mengakibatkan keadaan Yang ekses, yang masing-masing dapat membentuk sindrom  panas.

Sindrom-sindrom dingin atau panas yang disebabkan oleh faktor-faktor berbahaya yang berlebihan dikaitkan dengan kondisi Shi (Se, ekses), sedangkan sindrom-sindrom yang timbul akibat dingin atau panas karena menurunnya resistensi umum  dihubung­kan dengan kondisi Xu (Si, defisien).

Kedua jenis sindrom ini berbeda sifatnya, oleh karena itu prinsip-prinsip pengobatannya juga berbeda; yaitu sedasi (pelemahan) bagi sindrom-sindrom ekses dan tonifikasi (pengua­tan) bagi sindrom-sindrom defisiensi.

Karena  terjadinya penyakit disebabkan ketidak-seim­bangan Yin  dan Yang, maka semua pengobatan harus merujuk kepada kedua aspek ini (Yin dan  Yang),  yaitu  pada pengembalian  keseimbangan  relatif antara Yin dan  Yang ini.

Dalam pengobatan akupunktur, titik-titik disisi badan sebelah kanan dapat dipilih untuk mengobati gangguan-gangguan di sisi badan sebelah kiri dan sebaliknya,  sedangkan titik-titik Akupunktur di bagian badan sebelah bawah dapat dipilih untuk mengobati gangguan-gangguan yang terletak di bagian badan sebelah atas dan pula sebaliknya.

Semua cara ini berda­sarkan pengertian bahwa badan merupakan kesatuan organik yang utuh dan tujuan pengobatan ialah untuk menyeimbangkan kembali hubungan antara Yin dan Yang dan untuk meningkatkan sirkulasi Qi dan darah.

About these ads