Kadang kita merasa penasaran, ketika merasa tidak enak badan. Barangkali dugaan awal adalah mungkin masuk angin atau gejala influenza. Namun ketika sudah coba kita beri obat pertolongan pertama dan kemudian belum juga sembuh, Maka biasanya akan mulai timbul kecemasan atau kepanikan sampai kemudian kita pergi ke dokter untuk menjalani proses diagnosis lebih lanjut. Adakala setelah pergi ke dokter, penyakit kemudian sembuh, tapi ada juga kemungkinan sakit tetap berlanjut barangkali terjadi salah diagnosis, sehingga obat yang diberikan tidak cocok.

Praktisi pengobaan China dihadapkan dengan problem untuk membuat berbagai macam proses yang terjadi dalam tubuh pasien sehingga masuk akal. Diperlukan cara sistematis guna mengorganisir semua informasi adalah hal-hal utama apabila rencana-rencana dan strategi-strategi dilakukan agar mampu mengobati pasien.

Tanpa informasi yang lengkap tidak mungkin akan didapatkan suatu hipotesis, sebelum akhirnya ditemukan cara penyembuhan yang cocok.

Pemeriksaan terhadap pasien ada 4 cara dengan melakukan diagnosa, dimana masing-masing dirinci menjadi beberapa teknik:

  • Ø Diagnosa Dengan Teknik Melihat,

Pertamakali terapis akan melihat kondisi pasien atau bentuk fisik pasien karena hal ini sangat signifikan. Semua itu hanya dilakukan dengan mengamati, tanpa diharuskan membuat hipotesis.

Yang dilihat dari pasien:

a) Penampilan,

Mengenai penampilan pasien, bukan pakaian yang dikenakan atau tampilan luar dari pasien. Tapi kondisi pasien dan gerak-gerik pasien. Misalnya gerakannya yang progresif atau regresif. Bentuk tulang rangka yang kokoh tegap atau yang membungkuk.

Bentuk tubuh adalah bentuk tubuh seorang pasien yang kita diagnosa. Gerak-gerik adalah tingkahlaku seorang pasien termasuk otot yang bergerak diluar kontrol (otot muka, getaran tangan).

Bentuk tubuh pasien akan mengikuti hukum 5 unsur:

  • Organ Hati (Lv)/ Kd. Empedu (Gb), jika terdapat gangguna pada organ tersebut akan dapat dilihat dari kondisi kesehatan organ mata dan tendon.
  • Organ Jantung (Ht)/Usus Kecil (Si), jika terdapat gangguna pada organ tersebut akan dapat dilihat dari kondisi kesehatan organ lidah dan pembuluh darah.
  • Organ Limpa (Sp)/Lambung (St), jika terdapat gangguan pada organ tersebut akan dapat dilihat dari kondisi kesehatan organ otot dan mulut.
  • Organ Paru-paru (Lu)/ Usus Besar (Li), jika terdapat gangguan pada organ tersebut akan dapat dilihat dari kondisi kesehatan organ hidung, kulit dan rambut.
  • Organ Ginjal (Ki)/ Kd. Kemih (Bl), jika terdapat gangguan pada organ tersebut akan dapat dilihat dari kondisi kesehatan organ telinga dan tulang.

Gerak-gerik Pasien,

  • Ø Sakit dada: ditunjukkan dengan punggung yang membungkuk, dan kedua bahu turun
  • Ø Sakit ayan/step: anggota gerak dan tubuh bergetar
  • Ø Sakit tulang/sendi/rematik: anggota gerak tak dapat ditekuk dan susah kalau berjalan.
  • Ø Sakit saraf: otot mata/mulut bergerak  sendiri
  • Ø Sakit panas: gelisah, saat tidur suka terlentang
  • Ø Sakit dingin: tenang, tak suka gerak, suka telungkup
  • Ø Sakit perut: berbaring suka melingkar udang
  • Ø Sakit anemia: saat bangkit kursi kepala pusing berputar