a) Sekresi/kotoran,

Perlu ditanyakan juga ke pasien bagaimana hasil buangan dari sisa metabolismenya. Bagaimana fesesnya, dari bentuk dan baunya. Bagaimana lendir/liur/dahaknya. Dan bagaimana keringat yang dikeluarkannya.

  • Keringat malam menunjukkan insufisiensi yin (yin sie/organ cang)
  • Banyak keringat di siang hari menunjukkan insufisiensi yang (yang sie/organ fu)
  • Muka berkeringat menunjukkan panas pada rongga dada (yang sie).
  • Keringat dengan bau yang tidak sedap menunjukkan ekses yang dan banyaknya racun dalam tubuh.

Sekresi Buang Air Besar,

  • Diare diikuti dengan gejala panas badan, lidah kering dan berlumut, perut keras. Menunjukkan kondisi panas (Yang) pada organ fu.
  • Diare diikuti dengan muka pucat, suka makan-minum yang hangat, nadi lambat tenggelam menunjukkan kondisi dingin (Yin) pada organ cang.
  • Diare/ murus, anus panas, kotoran bau busuk menunjukkan kondisi panas (Yang) pada organ fu.
  • Apabila setiap subuh buang air besar selalu cair menunjukkan energi Yang ginjal lemah. Maka kuatkan ginjalnya.
  • Berak darah tanpa campur dengan kotoran dan berada bagian luar menunjukkan sakit ambeien.
  • Berak darah bercampur kotoran, perut sakit menunjukkan sakit disentri.
  • Pasien muntah, berak tak henti-henti menunjukkan sakit kolera.

Sekresi Buang Air Kecil (Urin),

  • Banyak buang air kecil menunjukkan Yang Si pada Kd. Kemih
  • Banyak buang air kecil, disertai rasa haus sehingga banyak minum menunjukkan kencing manis.
  • Sedikit buang air kecil, banyak berkeringat menunjukkan kondisi panas (Yang) pada organ fu (organ padat).
  • Banyak buang air kecil, warna urine merah dengan volume sedikit menunjukkan panas lembab yang berpadu di daerah Sanciao/Tri Pemanas (pada organ ginjal dan Kd. Kemih).
  • Air kencing berdarah, tidak lancar dan terasa sakit menunjukkan adanya batu ginjal.
  • Ngompol (pada pasien dewasa) menunjukkan kondisi  dingin (Yin) dan insufisiensi Qi pada Ginjal, bisa juga karena kelelahan energi inti ginjal (setelah sakit berat).
  • Ø Diagnosa Dengan Mendengar dan membaui,

Mendengarkan suara pasien terkadang dapat diketahui penyebab sakit si pasien. Suara yang keras menunjukkan kelebihan energy (ekses/Se) dan suara pasien yang lemah menunjukkan kekurangan energy (defisiensi/Si).

Misalnya pasien yang batuk dan pilek, dengan suara batuk berat dan kasar menunjukkan masuk angin. Batuk tetapi lendir tidak keluar, tenggorokan kering, hidung panas menunjukkan paru-paru panas (Yang Se pada Paru).

Membaui pasien. Bau yang menyengat dari keringat atau tubuh pasien dan bau nafas pasien menunjukkan pengaruh panas (Yang) dan tanpa disertai bau-bauan biasanya terjadi bila kondisi  Yin (dingin).

Mulut pasien berbau, menunjukkan gigi berlubang, pencernaan kurang baik (Lambung yang panas atau Usus besar yang terlalu banyak toksin) atau mulut yang kurang bersih. Bau yang busuk menunjukkan adanya infeksi pada rongga mulut. Mencium baru dari hidung pasien menunjukkan pasien sakit polio.

Bau kentut dan kotoran pasien menunjukkan kondisi:

  • Bau busuk menunjukkan sakit panas (organ fu)
  • Bau amis anyir menunjukkan sakit dingin (organ cang)
  • Ø Diagnosa Dengan Bertanya / Anamnesa (Wawancara),

Menanyakan hal-hal umum: nama, umur, pekerjaan, alamat, status perkawinan

Menanyakan kebiasaan hidup seperti menu makan, istirahat, tidur.

Menanyakan riwayat penyakit keluarga:

  • Apakah ada anggota keluarga mempunyai keluhan yang sama (adanya faktor genetik)?
  • Kapan mulai sakit? Bagaimana gejala awalnya?
  • Sudah berobat kepada siapa saja? Apa obat yang diresepkan?

Menanyakan keadaan penyakit:

  • Serangan panas dari luar (piao), tampak pada punggung dan punggung tangan.
  • Serangan panas dari dalam (lije), tampak pada perut dan telapak tangan.
  • Dingin  Agak panas, merasa kedinginan meski tak ada angin.
  • Panas-Dingin: panas tinggi, merasa kedinginan sampai menggigil.
  • Yin Ekses (Yin Se): Siang tampak tenang, malam bermasalah.
  • Yang Ekses (Yang Se) : Siang bermasalah, malam tampak tenang.