Hati merupakan organ Yin Kayu yang melambangkan kemampuan merencanakan dan melihat hidup dalam level materi, intelektual dan spiritual, Hati melambangkan kekuatan imajinatif, enegi kreatif dalam diri kita yang mendorong adanya pertumbuhan itulah sang penemu, melihat arti kehidupan, mengembangkan visi dan rencana, mengerjakan sesuatu yang baru dan penuh tantangan.

Organ Hati merupakan organ Zang-padat yang terletak pada Zhang Ciao (rongga atas) bagian teratas rongga abdomen, sebelah kanan di bawah diagfragma dan secara luas di lindungi oleh diagfragma.

Organ Hati bersifat pelancaran, sehingga dibawah pengaruh pelancaran inilah Limpa/Lambung dapat bekerja dan mengatur Chi perolehan. Hati bertugas menyimpan Xue-darah saat istirahat dan mengeluarkannya saat beraktifitas.
Marah dan mendongkol adalah emosi yang bersifat negatif yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh organ Hati. Rasa asam dibutuhkan untuk mengembangkan fungsinya, hubungan dengan luar melalui mata.

Fungsi fisiologis :

* Fungsi Hati bersangkutan erat dengan metabolisme tubuh khususnya pengaruhnya atas makanan dan darah. Hati menyimpan dan mengontrol Xue-darah, selama istirahat sebagian besar darah mengalir ke dalam Hati untuk di simpan (muncul hormon melatonin dari kelenjar Piniae hingga tubuh rilek dan muncul kantuk). Selama aktifitas fisik, darah kembali ke sirkulasi umum, menjamin kecukupan energi, memberi nutrisi persendian, kulit, kuku dan bagian tubuh lainnya. Hati membuat sel darah merah pada masa hidup janin, berperan dalam penghancuran sel darah merah, menyimpan hematin yang diperlukan untuk menyempurnakan sel darah merah baru, membuat sebagian besar protein plasma (zat cair yang tidak berwarna yang merupakan bagian dar darah), membersihkan bilirubin (pigmen empedu) dari darah, berkenaan dengan penghasilan protrombin (faktor dalam plasma darah yang merupakan pendahulu trombia/enzim darah) dan fibrogen (jaringan ikat) yang diperlukan untuk penggumpalan/pembekuan darah. Karena hati mengatur jumlah darah dalam peredaran, maka hati juga mengendalikan nutrisi otot tendon dan ikatan sendi tulang, menjamin perrgerakan yang lembut dari persendian dan sambungan dan meringankan aksi otot. Kegagalan fungsi Hati ini akan mengekibatkan kekakuan, atau bahkan kejang-kejang. Hati juga memberi nutrisi otot dengan darah, pengaturan darah oleh Hati juga menentukan jumlah makanan yang mencapai kuku, oleh karena itu kekurangan darah dalam sirkulasi bisa mengakibatkan kuku mudah patah, kering dan berlekuk. Selain menguasai tendon juga menguasai alat kelamin, mata, kuku, alat gerak dan mudah terserang Angin.

* Menguasai Su Sie-lancar, mempunyai arti sebagai berikut (sifat pohon yang tidak dapat dihalangi perkembangannya) :

a. Melancarkan peredaran naik turunnya Chi organ-organ Zang Fu
b. Mengendalikan emosi, selain dikuasai Jantung, emosi juga dikendalikan Kan-Hati.
c. Membantu sekresi cairan empedu agar dapat membantu fungsi pencernaan

* Hati merupakan pabrik kimia terbesar dalam tubuh dalam hal ia menjadi “pengantara metabolisme”, artinya ia mengubah zat makanan yang diabsorpsi dari usus dan yang disimpan disuatu tempat didalam tubuh, guna dibuat sesuai untuk pemakaian di dalam jaringan.

* Fungsi glikogenik, karena dirangsang oleh suatu enzim maka sel hati menghasilkan glikogen (zat tepung hewani) dari konsentrasi glukosa yang diambil dari makanan hidratkarbon. Zat ini disimpan sementara oleh sel hati dan diubah kembali menjadi glukosa oleh kerja enzim jika diperlukan oleh jaringan tubuh. Karena fungsi ini maka hati membantu supaya kadar gula yang normal dalam darah, yaitu 80 – 100 mg glukosa setiap 100 cc darah, dapat dipertahankan. Akan tetapi fungsi ini dikendalikan oleh sekresi dari pankreas (insulin), hati juga mengubah asam amino menjadi glukosa.

* Sekresi empedu, dari unsur susunan empedu, misalnya garam empedu dibuat dalam hati; unsur lain misalnya pigmen empedu dibentuk di dalam sistem retikulo-endotelium dan dialirkan ke dalam empedu oleh hati.

* Pembentukan ureum, hati menerima asam amino yang diabsorpsi oleh darah. Di dalam hati terjadi deaminasi oleh sel, artinya nitrogen dipisahkan dari asam amino dan amonia diubah menjadi ureum. Ureum dapat dikeluarkan dari darah oleh ginjal dan disekresikan ke dalam urine.

* Kerja atas lemak, hati menyimpan lemak untuk memecahnya, dengan hasil akhir asam karbonat dan air. Garam empedu yang dihasilkan oleh hati adalah penting untuk pencernaan dan absorpsi lemak, maka kekurangan garam empedu akan mengurangi absorpsi lemak dan karena itu dapat berjalan tanpa perubahan masuk ke dalam feses seperti yang terjadi pada beberapa gangguan pencernaan pada anak-anak kecil, pada penyakit seliak (coeliac), seriawan tropik dan gangguan tertentu pada pankreas.

* Penyimpanan dan penyebaran berbagai bahan, termasuk glikogen, lemak, vitamin dan besi. Vitamin A dan D yang dapat larut dalam lemak disimpan dalam hati, maka itulah mengapa minyak hati merupakan sumber vitamin ini yang begitu baik.

* Pertahanan suhu badan, hati membantu mempertahankan suhu tubuh sebab luasnya organ itu dan banyaknya kegiatan metabolik yang berlangsung, mengakibatkan darah yang mengalir melalui organ itu naik suhunya.

* Detoksikasi (mengeluarkan racun) sebagai perlindungan terhadap hati, beberapa obat tidur dan alkhohol dapat dimusnahkan sama sekali oleh hati, tapi keracunan pada dosis besar dapat merusak hati termasuk oleh bahan kimia lain.

* Hati memelihara dan memberi nutrisi mata, karena Hati mengatur jumlah aliran darah di dalam sirkulasi dan salah satu pembuluh kecil dari meredian Hati memasuki mata. Jika fungsi ini lemah maka mata akan kering, berpasir, pandangan buram dan ada noda (floater). Meski demikian, banyak organ lainnya yang mempengaruhi mata sedemikian rupa sehingga tidak semua permasalahan mata di sebabkan oleh Hati.

Bila terdapat kelainan akan timbul gangguan pada mata, gangguan alat kelamin, sistem reproduksi, emosi-mental, gangguan pencernaan dan yang paling pertama dirasakan adalah kepala (pusing, sakit kepala, dsb).

Gejala patologis : Sindrom kelainan fungsi organ Hati merupakan kumpulan gejala kelainan pengaturan emosi dan mental (Qi terhambat / terbendung), daya penyimpanan xue menurun (Xue Xu Hati), Yang Shi Hati yang menyebabkan Angin dalam. Jenis kelainannya dapat berupa Chi Hati Menggumpal (Yang Shi), Api Hati (Kan Huo), Yang Hati terlepas (Yang Shi dengan dasar Yin Xu), Kan Fung (Angin Hati bergolak), Xue Xu.

http://annahl-team.net/index.php/Teori-Organ/organ-liver.html